Maybe Another Day is the Perfect Day for the Promises

Kau,

Ya… Kau yang ada disana. Aku ingin bercerita kepadamu. Kisah yang tak terceritakan pada dunia selama ini, yang bertengger di otakku sepanjang pertandingan sepakbola itu berlangsung.

Ah, kau terlalu fokus pada pertandingan sepakbola itu. Aku tidak akan mengganggumu dan kau tak akan tahu bahwa aku ingin bercerita padamu.

Aku tidak tahu apakah setelah pertandingan sepakbola ini berakhir, akan ada lagi saat-saat perbincangan di kedai pembuka-mata atau tidak. Aku hanya bisa berharap.

Kau…

Ah, aku hanya ingin berbagi cerita denganmu. Tak lebih. Aneh rasanya berdiam diri sepanjang pertandingan sepakbola itu.

Tapi, jika waktu itu tak kunjung tiba juga… Tak apa. Mungkin memang belum saatnya kita tertawa-tawa bersama lagi :)

-and maybe another day is the perfect day for that-

Leave a Reply